1. elenamorelli:

{ eternal summer }

    elenamorelli:

    { eternal summer }

  2. Malam itu, saya tiba di rumah setelah menginap beberapa hari di kost seorang teman. Saat itu, kedua orang tua saya sedang tidak di rumah. Saat saya sedang duduk di sofa, saya menemukan sebuah amplop putih polos yang telah dibuka. Ketika saya membalik amplop tersebut, terlihat logo sebuah penerbit buku yang ternama. “Wah, udah lama banget Bapak gak dapet surat tentang bukunya. Ini yang lama ya? Tapi kayaknya sih yang baru soalnya diletakin di sofa.” pikir saya. Kemudian, saya membuka amplop tersebut dan memang benar bahwa surat tersebut adalah pemberitahuan tentang royalti yang telah dikirim dari pihak perusahaan. Tertera keterangan tanggal pada surat tersebut, yaitu 13 Agustus 2014. “Surat baru nih berarti.” pikir saya lagi. Saya mulai membaca surat tersebut. Jumlah royalti buku yang diterima oleh Bapak adalah sekitar seratus ribu. Kemudian, saya mulai membaca rincian royalti. Ternyata, telah terjual tiga puluh tujuh buku. Dua buku dijual dengan harga sekitar dua puluh lima ribu per bukunya dan tiga puluh lima buku lainnya dijual dengan harga sekitar tiga puluh lima ribu per bukunya. “Gila pelit banget nih ngasih royaltinya. Tapi emang udah tau sih gue, orang dulu kan gue udah pernah liat surat beginian dan emang dikit royaltinya.” pikir saya. Saya terus memandangi rincian royalti tersebut sambil memikirkan betapa pelitnya perusahaan ini. Tiba-tiba, Tuhan berkata, “bersyukur”. Ketika Tuhan mengatakanitu, cara pandang saya betul-betul berubah.

    Seketika itu juga, saya berbicara dalam hati bahwa saya berterima kasih kepada Tuhan dan saya mengucapkan lagi di mulut saya ucapan syukur itu. Apapun itu, berapapun jumlahnya, yang perlu saya lakukan adalah bersyukur, bukan bersungut-sungut karena saya tahu bahwa yang memberi royalti ini bukan perusahaan tersebut tetapi Tuhan. Dan Tuhan tahu dengan jelas berapa jumlah berkat yang keluarga kami butuhkan. Lagipula, saya tidak mengerti soal perhitungan royalti.

    Ketika kita memandang kepada Tuhan dan menyadari bahwa Dia yang berperkara dalam segala hal di hidup kita, kekesalan berubah menjadi pandangan yang indah, sungut-sungut berubah menjadi ucapan syukur.

    Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

    -Roma 8:28

  3. Hari ini saya terbangun. Kemudian, saya mulai saat teduh. Untuk yang tidak tahu, saat teduh itu membangun hubungan dengan Tuhan yang dilakukan setiap hari, yaitu dengan berdoa, memuji, menyembah Tuhan dan membaca firman Tuhan. Intinya kita menikmati waktu kita hanya dengan Tuhan. Ketika saya mau menutup saat teduh hari ini, tiba-tiba saya teringat bahwa hari ini adalah hari kemerdekaan Indonesia. Saya teringat juga bahwa kemarin saya sudah berniat untuk berdoa untuk Indonesia pada hari ini. Kemudian saya berdoa supaya sungguh bangsa ini benar-benar merdeka, tidak hanya secara kedaulatan pemerintahan tetapi juga dari cengkraman iblis. Saya percaya bahwa bangsa ini akan diselamatkan.

    Hari ini adalah hari Minggu. Saya dan kedua orang tua saya pergi untuk beribadah di gereja. Kami telat beberapa menit dan ibadah sudah dimulai. Seperti biasa, kami disambut oleh para usher sebelum masuk ke dalam gereja. Hari itu berbeda. Ternyata kami diberikan sebuah bendera plastik kecil, sebuah bendera merah putih. Ketika saya menerima itu dan masuk ke dalam, saya merasa terharu. Seolah-olah saya melihat gedung ini diisi dengan sebuah ibadah untuk membela bangsa ini. Di akhir ibadah, choir mempersembahkan sebuah lagu rohani tentang Indonesia yang merupakan ciptaan seorang jemaat di gereja kami. Setelah itu kami diajak untuk berdiri dan menyanyikan lagu ini bersama sambil melambai-lambaikan bendera plastik yang telah kami terima. Setelah itu, kami diberi instruksi oleh koordinator gereja kami untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam posisi tegap dan sikap yang hormat. Siang itu, jemaat di gereja kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan hikmat. Kemudian, kami mendoakan Indonesia di awal doa syafaat kami.

    Saya begitu senang melihat perayaan-perayaan 17-an di sepanjang jalan ketika saya bepergian hari ini. Banyak yang unik, bahkan ada pria-pria yang didandani seperti waria — yang entah apa maksudnya. Banyak juga bendera di sepanjang jalan dan di rumah-rumah. “Coba aja kalo setiap hari, rumah-rumah pasang bendera kayak gini.” pikir saya. “Eh, tapi kalo setiap hari pasang bendera, gak bakal kerasa euphorianya dong di tanggal 17 Agustus.” bantah pikiran saya yang lain. Benar juga sih. Lagipula tidak perlu pasang bendera setiap hari untuk menunjukkan kalau kita mencintai bangsa ini.

    Hari ini saya diingatkan pada Nehemia. Nehemia berdoa untuk membela bangsanya. Seperti Nehemia, kita pun harus berdoa membela bangsa ini. Tentunya tidak hanya pada hari kemerdekaan seperti ini saja, tetapi setiap hari. Saya juga teringat sebuah frasa yang merupakan bagian dari ayat yang pernah saya baca. Ketika saya cari, saya menemukan beberapa ayat. Salah satunya adalah Kisah Para Rasul 13:47. Isinya adalah:

    Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”

    Saya sangat percaya kalau dari bangsa ini akan lahir orang-orang yang sungguh-sungguh mencintai Tuhan dan akan membawa terang sampai kepada bangsa-bangsa lain.

    Itulah yang saya alami di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-69. Tulisan ini akan saya lengkapi dengan sebuah lagu.

    Bangkitlah pemuda seluruh Indonesia

    Bangkitlah pemuda seluruh Indonesia

    Berdiri di hadapan Tuhan dan katakan pada-Nya

    Kami siap membangun Indonesia

    Dirgahayu Indonesiaku :)

  4. Devita, Deta, Sharon (semoga gak salah inget nama hehehe) — trio kwek-kwek jaman TK (lagi di Ancol, perpisahan TK ceritanya). 
Sekarang kalian pada di mana sih-_- Devita, Deta, Sharon (semoga gak salah inget nama hehehe) — trio kwek-kwek jaman TK (lagi di Ancol, perpisahan TK ceritanya). 
Sekarang kalian pada di mana sih-_-

    Devita, Deta, Sharon (semoga gak salah inget nama hehehe) — trio kwek-kwek jaman TK (lagi di Ancol, perpisahan TK ceritanya). 

    Sekarang kalian pada di mana sih-_-

  5. Foto waktu masih kecil di Taman Mini. Gue suka banget nih sama kameranya, menurut gue hasilnya bagus.
*sedih banget foto yang sendiri kacanya pecah-_- Foto waktu masih kecil di Taman Mini. Gue suka banget nih sama kameranya, menurut gue hasilnya bagus.
*sedih banget foto yang sendiri kacanya pecah-_- Foto waktu masih kecil di Taman Mini. Gue suka banget nih sama kameranya, menurut gue hasilnya bagus.
*sedih banget foto yang sendiri kacanya pecah-_-

    Foto waktu masih kecil di Taman Mini. Gue suka banget nih sama kameranya, menurut gue hasilnya bagus.

    *sedih banget foto yang sendiri kacanya pecah-_-

  6. "A billion galaxies will not satisfy the human soul." (Ps 8:3) Your heart was made for God.

    —John Piper (via littlethingsaboutgod)

  7. Suatu hari, saya berdoa sama Tuhan. “Tuhan, aku pengen ketemu Engkau.” — suatu doa yang merupakan luapan hati saya bertahun-tahun karena kebingungan saya tentang Tuhan.

    Dan di kemudian hari, saya menyaksikan bahwa Dia adalah Tuhan yang mengabulkan doa.

    Give it a try, guys. Jesus would love to hear it from you :)

  8. Jesus asked to have his cup of suffering removed. It wasn’t removed. The world, as such, was saved through unanswered prayer.

    —A.J. Swoboda (via christopherevan)

  9. A whole new generation of Christians has come up believing that it is possible to ‘accept’ Christ without forsaking the world.

    A.W.Tozer

    And he that taketh not his cross, and followeth after me, is not worthy of me. Matthew 10:38

    (via bibledevotionals)

  10. Saddle up your horses

    Started out this morning in the usual way
    Chasing thoughts inside my head of all I had to do today
    Another time around the circle
    Try to make it better than the last

    I opened up the Bible and I read about me
    Said, I’d been a prisoner and God’s grace had set me free

    And somewhere between the pages
    It hit me like a lightning bolt
    I saw a big frontier in front of me
    And I heard somebody say, “Let’s go”

    Saddle up your horses
    We’ve got a trail to blaze
    Through the wild blue yonder of God’s amazing grace

    Let’s follow our Leader into the glorious unknown
    This is a life like no other
    This is the great adventure, yeah

    Come on get ready for the ride of your life
    Gonna leave long faced religion in a cloud of dust behind
    And discover all the new horizons
    Just waiting to be explored
    This is what we were created for, yeah

    Saddle up your horses
    We’ve got a trail to blaze
    Through the wild blue yonder of God’s amazing grace

    Let’s follow our Leader into the glorious unknown
    This is a life like no other
    This is the great adventure

    We’ll travel over, over mountains so high
    We’ll go through valleys below
    Still through it all, we’ll find that
    This is the greatest journey that the human heart will ever see

    The love of God will take us far beyond our wildest dreams, yeah
    Oh, saddle up your horses
    Come on, get ready to ride

    Saddle up your horses
    We’ve got a trail to blaze
    Through the wild blue yonder of God’s amazing grace

    Let’s follow our Leader into the glorious unknown
    This is a life like no other
    This is the great adventure

    Come on, this is the great adventure
    Saddle up, saddle up your horses
    We’ve got a trail to blaze
    Through God’s amazing grace

  11. Take the first step in faith. You don’t have to see the whole staircase. Just take the first step. -Martin Luther King, Jr. http://www.celebquote.com/2503

    Take the first step in faith. You don’t have to see the whole staircase. Just take the first step. -Martin Luther King, Jr. http://www.celebquote.com/2503

  12. Aim at Heaven and you will get earth thrown in. Aim at earth and you get neither. -C. S. Lewis http://www.celebquote.com/10176

    Aim at Heaven and you will get earth thrown in. Aim at earth and you get neither. -C. S. Lewis http://www.celebquote.com/10176

  13. Jesus Christ did not come into this world to make bad people good. He came into this world to make dead people live.

    —Ravi Zacharias (via jesusiwillfollowyou)

Jesus died for me so that I could truly live, not only survive. Eagle of God.
Feel free to ask some questions or leave some notes :)